Showing posts with label Serius (Mari Belajar). Show all posts
Showing posts with label Serius (Mari Belajar). Show all posts

Monday, November 21, 2011

Teru-Teru Bonzu (てるてる坊主)

hmmm... dah lama gk upload karya neh,,,maklum dalam kondisi sibuk....jiah...sok sibuk bgt yah??hehe...


kali ini karya komiknya tu tentang boneka teru-teru bonzu boneka khas jepang yang berfungsi sebagai boneka penangkal atau penghenti hujan. Menurut dari berbagai sumber yang saia dapatkan "Teru" dalam bahasa jepang menggambarkan cahaya matahari, sedangkan "bozu" berarti biksu, mengarah ke kepala botak teru teru bozu. Boneka kecil yang terbuat dari selembar kain putih atau kertas tissue ini dipercaya bisa menangkal hujan. Anak-anak biasanya menggantungnya sehari sebelum piknik sekolah, untuk meminta hari yang cerah esok. 

nah...kali ini saia akan menyajikannya kedalam komik obrolan singkat antara teru-teru bonzu dan beruang kecil,,selamat menikmati....






Media & teknik : Manila, drawing pen dan cat air

Sunday, October 23, 2011

Saat Kartun Goes High Fashion


La Moda Animada, Elle Spain April 2010
Mungkin terinspirasi dari fashion spread bersama keluarga Simpson, majalah Elle juga tidak mau ketinggalan dengan mengajak semua karakter dari Walt Disney klasik sebagai model fashion spread mereka. Di tangan Ulrich Schröder, Goofy disulap menjadi Karl Lagerfeld, Mickey berperan sebagai Domenico Dolce, Donald Duck sebagai Marc Jacobs, dan si centil Daisy menjadi Donatella Versace. Jadi siapakah tokoh favorit kamu?


Marge Simpson Playboy Cover. Playboy, November 2009
Untuk merayakan hari ulang tahun film kartun The Simpsons yang ke 20, majalah Playboy memuat Marge Simpson sebagai model cover girl mereka. Marge berpose sedang duduk di atas kursi dalam keadaan terlanjang dengan ditutupi logo kelinci Playboy. Sedangkan untuk fashion spreadnya sendiri Marge berpose sensual dan seksi ala model Playboy umumnya. We find this a bit weird, what do you think?

Miss Piggy Editorial Spread. In Style, November 2011
Miss Piggy is BACK, dan untuk merayakan film terbarunya setelah 12 tahun absen, aksi Miss Piggy bisa kamu saksikan di majalah In Style edisi November mendatang. Fashion spread sebanyak delapan halaman akan menampilkan Miss Piggy dalam balutan rancangan khusus para desainer papan atas seperti Jason Wu, Prabal Gurung, Suno, Opening Ceremony, Brian Atwood, dan Giles & Brother. Jason Wu merancang gaun dengan potongan empire waist untuk mengakomodasi bentuk tubuh Miss Piggy, Brian Atwood memilih black strappy sandal dan Jason Wu menciptakan gaun dengan detail bulu yang menjadi signature style-nya.


Shrek Of A Guy. Vman, April 2010
Majalah pria ternyata juga terkena demam peminjaman karakter tokoh kartun untuk foto fashion spread mereka. Untuk edisi April tahun lalu majalah Vman mengajak cast dari film animasi Shrek bergabung dalam fashion spread yang difoto oleh Ellen von Unworth. Jika majalah lain “memakaikan” baju desainer untuk tokoh tersebut, majalah ini hanya menggunakan karakter ini sebagai bagian dari “props” foto mereka.


The Simpsons Go to Paris with Linda Evangelista. Harper’s Bazaar, Agustus 2009
Siapa yang tidak kenal dengan keluarga Simpson? Homer, Marge, Bart, Lisa, dan si bungsu Maggie Simpson tidak pernah gagal membuat kita tertawa terpingkal-pingkal. Pada majalah Bazaar edisi Agustus 2009 kemarin mereka membuat fashion spread menggunakan ilustrasi dengan bantuan keluarga Simpson. Ceritanya mereka sekeluarga berlibur ke Paris bersama Linda Evangelista (model favorit Homer). Selagi di Paris mereka bermain dress up dengan busana koleksi Fall Ready To Wear beberapa label seperti Chanel, Jean Paul Gaultier, Lanvin, Louis Vuitton, Versace dan Viktor & Rolf. Favorit kami adalah saat Marge sedang berjalan dengan Jean Paul Gaultier dan dia menenteng tas Birkin bag di mana si mungil Margie ada di dalam sana.




Smurfette Style: Accessories That Pop. Harper’s Bazaar, July 2011
I’m not a big fan of cartoon character, tapi siapa yang tahan melihat tokoh mungil warna biru ini. Apalagi kini film mereka sedang diputar di bioskop, dan adanya efek 3D membuat tokoh ini terlihat semakin hidup. Tahun ini majalah Harper’s Bazaar kembali menggunakan tokoh kartun sebagai salah satu model untuk fashion spread mereka, kali ini giliran Smurfette terlihat stylish dengan pilihan aksesori koleksi Fall Winter 2011 keluaran label Dolce & Gabbana, Marc Jacobs, Louis Vuitton dan Lanvin. Berkulit biru ternyata tidak menyulikan Smurfette untuk tampil stylish yah?




sumber:
Saat Kartun Goes High Fashion

Monday, October 3, 2011

Sejarah Kembang Api Dalam Komik





SEJARAH SEPATU KANVAS LUKIS

    Dewasa ini banyak sekali model sepatu dari sepatu pantofel (sepatu resmi yang biasanya terbuat dari kulit) hingga sepatu kanvas atau sering disebut dengan sepatu kets. Terlebih lagi anak muda pada jaman dulu hingga sekarang lebih cenderung menyukai sepatu kanvas, karena selain nyaman dipakai, murah, dan lebih telihat santai. Sepatu kanvas itu sendiri sebenarnya lahir pada tahun 1917 pada waktu Perang Dunia I. Karena perang, untuk membuat riding-boots (yang seharusnya terbuat dari kulit), pelana, seragam, dan sebagainya, hanya tersedia kanvas dan karet yang harganya lebih murah. Si penemu sepatu kanvas yang asli mencoba berbagai metode yang rumit dan membingungkan untuk membuat ikatan yang sempurna antara kanvas dan karet. Namun sayangnya dia tidak berhasil bagaimana cara untuk mengikatkan antara kanvas dan karet tersebut. Dia pun sangat kecewa dan melemparkan kanvas dan karet ke dalam kompor. Ternyata, karet tervulkanisir (mencair) dalam kompor dan saling berikatan sempurna dengan kanvas. 

   Sepatu kanvas pertama di dunia bernama Converse All Star. Sepatu ini kuat dan tahan lama, bahkan dicuci di dalam mesin cuci pun tidak apa-apa. Pada abad ke-20, tahun 60-an, bagi anak muda pada jaman itu, sepatu kanvas yang murah dan jins menjadi simbol treason dan hippie spirit. The Beatles pada film "Yellow Submarine" menjadi inspirasi bagi para desainer untuk membuat grafiti di sepatu kanvas. 
Gambar sepatu kanvas keluaran Converse All Star
Tahun 70-an, 80-an, hingga era pemulihan ekonomi setelah Perang Dunia II, semua jenis kegiatan olahraga mulai berkembang. Karenanya, mulailah bermunculan berbagai macam merek olahraga (yang tentunya memproduksi sepatu kanvas), seperti PONY, VANS, dll. Dan di awal abad ke-21, merk-merk ini terus memuncak. Mereka mempunyai ide-ide yang bisa untuk menambah cita rasa fashion juga memuaskan selera konsumennya. Salah satu caranya yaitu dengan membuat "sepatu kanvas" dari bahan bukan kanvas, seperti horse hair, kulit, suede, denim, dan corduroy.

   Seiring dengan berkembangnya jaman, sepatu kanvas kemudian dimodifikasi menjadi painted canvas shoes (sepatu kanvas lukis). Yang menarik, tren sepatu lukis kanvas ternyata sudah ada sejak tahun 1990-an, di negeri ‘Paman Sam’. Di Amerika Serikat, tepatnya di kota New York sepatu kanvas akrab dikenal dengan nama sneakers. Sneakers sendiri sudah dimodifikasi berawal dari street art, seni yang dekat dengan keseharian kita atau seni jalanan. Yang mempopulerkan sepatu kanvas lukis ini adalah para penari breakdance yang memakai sport shoes yang digambar oleh mereka sendiri. Kemudian customing shoes menjadi semakin populer. Sampai-sampai sepatu tidak hanya digambar, namun bentuknya dimodifikasi ada yang disablon bahkan dibordir. Sejumlah seniman sneaker seperti Arks dan Tutu menjadi orang-orang yang kerap mempopulerkan sepatu ini. Arks dan Tutu bergabung dalam ‘Sneakers Whothinkfamous’. Tutu dan Arks memilih sepatu untuk dilukis (canvas shoes paint).

   Di negara Asia, tren paint shoes ini berawal di Singapura. Adalah Chee desainer (shoe fetish) yang juga bekerja sebagai akuntan yang mengawali tren sepatu lukis kanvas ini. Chee membuat shoes karya-karyanya ini dalam jumlah yang terbatas alias dibuat hanya satu buah tiap pasangnya. Jadi, tak akan ada kejadian red carpet fiasco, dimana tetangga sebelah juga pakai sepatu yang sama. Chee memberi nama hasil karyanya dengan nama ‘Minou’ yang artinya kucing. Minou menjadi terkenal di Singapura tahun 2005-an.
Gambar jenis sepatu kanvas

Gambar sepatu kanvas lukis
Di Indonesia sendiri tren sneaker dimotori oleh kota Bandung sekitar awal tahun 2000. Bandung yang terkenal dengan kota fashionnya Indonesia menjadikan para remaja mengkiblatkan fashion mereka pada kota yang berjulukan Paris Van Java ini. Terlebih lagi dengan hadirnya sepatu kanvas yang dihiasi dengan lukisan berwarna-warni.


Wednesday, September 21, 2011

Storyboard Iklan "Teh Hijau Daun"

ini adalah salah satu dari tugas AV I, suruh bikin rancangan naskah iklan ma storyboardnya. teh hijau daun ini produk yang saya pake, pas jalan-jalan ke supermarket trus liat produk ini yang da dalam
pikiran langsung ke salah satu band indonesia pa jangan-jangan mereka yang produksi yah hehehe...
ini dia sinopsisnya:

Iklan komersil ini menggambarkan suasana malam hari di pos ronda, seperti biasanya
beberapa bapak-bapak yang mendapat gilliran untuk berjaga bermain kartu dan
mendengarkan radio untuk mengusir kepenatan di pos ronda sambil bersenda gurau.
Tak terkecuali pak Edi sambil berjaga ronda dia bermain kartu. Setiap bermain kartu
dengan teman-temannya pak Edi selalu kebingungan dan kalah saat bermain. Pak
Yana salah satu teman dari pak Edi memberikan secangkir teh hangat untuk pak Edi.
Suasanapun kembali mencair, pak Edi dan teman-temannya tertawa lepas. Saatnya
bersama, saatnya Teh Hijau.

dan berikut adalah karakteristik dari pemainnya:
PAK EDI
Pak Edi adalah seorang bapak berumur 35 tahun. Sifat dia yang periang, tidak pemarah dan mudah bergaul menjadikan dia mempunyai banyak teman. Dia bekerja sebagai marketing di salah satu perusahaan swata. Perawakan pak Edi secara fisik adalah tinggi sekitar 165 cm, dengan potongan rambut yang tertata rapi, berkulit sawo matang karena dia berasal dari suku jawa.
PAK YANA
Umur dari pak Yana sekitar 40 th. Sifat dia yang bijaksana menjadikan dia seorang RT di desanya. Pak Yana bekerja sebagai kepala sekolah di sebuah SD. Perawakan dari pak Yana karena dia berasal dari suku Sunda, kulit kuning langsat dengan tinggi 175 cm, tidak terlalu kurus dengan kumis tipis yang menghiasi wajahnya.
EXTRAS
Bapak – bapak lainya berumur sekitar 40 – 50 th.

Dan inilah storyboardnya.....






Friday, September 16, 2011

i wish a website


ini konsepnya.....


 1.   Warna
Warna-warna yang digunakan dalam desain website ini adalah warna-warna lembut seperti warna-warna pastel.Warna ini menunjukan suasana kelembutan dan image dari seorang wanita. Saya berharap,dengan melihat tampilan warna-warna yang digunakan dalam desain website ini akan langsung diketahui bahwa pemiliknya adalah seorang wanita.
2.   Tipografi
Jenis huruf yang digunakan ada 3 jenis yaitu LoveYa Like A Sister, Pointy, dan Scrip Print. Pemilihan jenis huruf ini dikarenakan konsep dasar dari pembuatan web ini adalah lebih kemanual jadi huruf yang digunakan lebih bersifat tulisan tangan. Sehingga akan lebih terlihat kenaturalan dari desain website.
3.   Visual
Dalam proses visualnya, desain website ini menggunakan karakter manual karena saya ingin menunjukan kesan manual, artistik, dan unik.
  •       Padahalaman index, visual menggunakan gabungan dari beberapa ikon yang ada didalam. Hal ini menunjukan jika ingin melihat keseluruhan apa yang ada didalam website tinggal mengkli kkata“click here”. Dan juga ingin lebih mengesankan suasana seni (menggambar) pada website ini.
  •       Pada halaman home, visual yang digunakan adalah ikon matahari, bulan dan awan. Ikon ini menunjukan bahwa dalam berkarya tidak mengenal waktu (siang dan malam) dan juga menggambarkan sebuah perjalanan dari proses berkarya. Background yang digunakan adalah kertas yang pada sudutnya ditempel dengan selotip, saya ingin lebih menonjolkan kesan natural dan unik.
  •      Pada halaman i’am, visual yang digunakan adalah ikon kertas yang dipegang oleh tangan. Ikon ini menunjukan bahwa dalam membua tsebuah karya selalu menggunakan tangan dalam berkarya dan juga ingin lebih mereflesikan kesan manual yang lebih kuat. Pada sudut kertas ditempel foto dengan gaya ditambah dengan clip untuk membantu menempel, untuk memperjelas siapa saya dan juga untuk membantu melihat wajah saya.
  •        Pada halaman creativity, menggunakan visual ikon seperti; kertas, pensil, crayon, cat. Ikon ini digunakan untuk lebih mendukung bahwa halaman ini adalah halaman yang memuat beberapa karya illustrasi.
  •         Pada halaman contacts, visual yang digunakan adalah ikon amplop yang dipegang oleh tangan dan kertas yang dibuat menyerupai pesawat. Ikon amplop untuk menunjukan sebuah keidentikan dari sebuah korespondensi ketika akan menghubungi seseorang melalui alamat-alamat yang disertakan. Sedangkan pada ikon kertas yang dibuat menyerupai pesawat dibuat untuk lebih menyelaraskan dengan unsur visual lainnya.
  •        Pada background digunakan visual polkadot, ini untuk lebih menonjolkan objek utama serta semakin memperlihatkan kesan wanita.
dan inilah hasil prinscreennya....


Wednesday, September 7, 2011

Memaknai Roda Keberuntungan


ini kartu tarot favorit ku, selain desainnya ok dan memasukan unsur jawa yang kental sangat nusantara banget!!!
maka dengan mengumpulkan keberanian ku upayakan untuk mencoba memaknai makna yang dibalik kartu tarot nusantara ini. Selamat meneliti ^___^



Interpretasi yang biasanya muncul dalam kartu tarot roda keberuntungan:
Nasib, perjalanan hidup, mengalami pasang surut masalah kehidupan, konsisten, keberuntungan, takdir, kesuksesan tak terduga, kemajuan, pendakian, gerakan, perubahan, keberhasilan, dan kebahagiaan.


Interpretasi
Pada deskripsi level denotasi terdapat makna level konotasi, kita akan menemukan hal-hal yang lebih menarik dengan melakukan penafsiran lebih lanjut apakah ada makna-makna yang tersembunyi dibalik kartu tarot mayor roda keberuntungan versi nusantara. Semua hal yang telah disebutkan diatas kemudian ditafsirkan dan dikaitkan dengan fakta-fakta yang ada.

Roda yang digambarkan dalam kartu ini adalah sebuah lambang siklus kehidupan manusia yang tak pernah berhenti. Gambar roda merupakan symbol pengingat bahwa segala sesuatu hanyalah sementara dan tidak ada satupun di dunia ini yang bersifat abadi. Gambaran dari roda keberuntungan yang melambangkan sebuah siklus perputaran dan turun naiknya kehidupan manusia dari gerakan alam semesta yang tidak pernah berhenti.

Pada gambar kartu tarot, biasanya roda terletak pada illustrasi sphinx (patung singa berkepala manusia dari mesir). Sphinx dianggap mengetahui semua rahasia dari waktu-kewaktu. Tetapi pada kartu ini tidak digunakan sphinx melainkan singa. Disetiap sudut kartu itu biasanya ada empat figure: banteng, singa, rajawali dan malaikat. Lambang empat figure ini menunjukan beberapa hal, masing -masing tanda zodiak. Malaikat = Aquarius, Banteng = Taurus, Singa = Leo, dan Garuda = Scorpio. Dan ini semua menunjukan siklus perjalanan manusia dalam berbagai keadaan, seperti musim panen yang dimulai dari menabur benih, selesai menanam, memanen dan memperoleh hasil. Atau, bisa juga arti perjalanan seorang perempuan, dimulai dari gadis, menjadi pengantin perempuan, menjadi ibu, dan menjadi perempuan tua. Dari masing-masing perjalanan yang berputar bagaimanapun juga pada akhirnya kembali ketitik awal.


Kartu ini juga sering dihubungkan dengan planet Jupiter, yang kadang juga dikenal sebagai Luck Bringer atau Great Benbefic. Jupiter adalah satu planet terluas dan memiliki zona siklus bimasakti yang unik dalam tata surya.

Roda keberuntungan adalah symbol utamanya. Berbentuk roda sebagai bagian sebuah siklus dan mungkin ingin digambarkan sebagai doktrin reinkarnasi serta proses siklus lainnya. Dalam berbagai jenis kartu tarot, hampir semuanya mengambarkan nuansa langit, ditengahnya ada sebuah roda dengan berbagai unsur didalamnya.

Awan, awan biasanya menjadi symbol yang lebih tinggi, pikiran yang lebih tinggi, energi yang lebih tinggi, dan lain-lain. Awan merupakan symbol dari kekuatan yang lebih tinggi di atas peristiwa-peristiwa pada kehidupan kita. Dan symbol dari awan mewakili peristiwa yang keluar dari ‘ether’ dan bergerak kearah yang tidak terduga. Benda-benda yang berjatuhan seperti bintang, bulan, planet dan matahari. Symbol-simbol ini merupakan interpretasi dari perputaran waktu yang datang silih berganti atau selalu berputar. Beberapa benda terlihat terbang membuat ruang untuk sesuatu yang baru, inilah sebuah sifat evolusi dan revolusi dari sebuah kehidupan. Jika kita melihat kerugian sebagai hal yang buruk maka ini mewakili sebuah keyakinan bahwa pada saatnya nanti kita bisa dihadapkan dengan keruntuhan dan keterpurukan bila kita tidak menyadari keadaan yang ada. Ornamen batik mega mendung yang dijadikan illustrasi awan menggambarkan sebuah wujud pelestarian dari keanekaragaman budaya yang tersebar luas di bumi nusantara ini. Dimana ornamen ini berasal dari daerah Pasundan atau Jawa Barat. Makna warna biru adalah warna dingin, sehingga digunakan dalam background maupun pada awan karena warna tersebut menimbulkan effek perasaan tenang bagi yang melihatnya.

Roda, inilah inti dari kartu ini, penting  untuk melihat dari dekat symbol roda. Sejak dahulu roda telah menjadi symbol bagi mobilitas, revolusi dan siklus manusia. Jika dihubungkan dengan pekerjaan, yang memungkinkan manusia untuk melakukan lebih efisien. Ketika digunakan untuk upacara spiritual, roda adalah symbol dari aliran kekuatan energi. Dilihat dari kemudahan berputarnya roda dalam gerak, kita diingatkan bagaimana kehidupan kita sendiri bergerak dalam banyak cara yang sama. Orang jawa percaya bahwa hidup manusia di dunia diatur oleh-Nya. Sehingga putaran hidup manusia seperti roda kereta yang berputar dari porosnya. Salah satu bagian dari roda itu kadang-kadang di bawah dan pada suatu saat ada di atas. Orang jawa menyebutnya dengan putaran nasib seseorang seperti cakra manggilingan. Cakra adalah sebuah bentuk geometri bulat yang berjeruji, cakra terkenal karena tokoh pewayangan Sri Batara Kresna menggunakannya sebagai senjata andalan. Cakra Manggilingan adalah cakra yang menggelinding, maksud petuah jawa itu adalah bahwa hidup ini ada putarannya (Herusatoto, 2000: 75).
Didalam roda terdapat huruf Jawa Ha Na Ca Ra Ka Da Ta Sa Wa La Pa Dha Ja Ya Nya Ma Ga Ba Tha Nga yang artinya seperti yang dikutip pada buku simbolisme dalam budaya jawa adalah abdi-abdi yang setia terlibat dalam perkelahian mereka sama-sama kuat dan telah menemui ajalnya (Herusatoto, 2000: 42-43). Bisa diartikan juga sebagai perputaran waktu kehidupan, dari lahir dan kemudian akan menemui ajalnya.
Huruf jawa ini menurut dongeng :
-       aji saka sama-sama berasal dari negeri Hindustan hal ini menandakan pengaruh peradaban hindu datang di tanah jawa, dan pengaruhnya yang besar sehingga di peringati sebagai dasar perhitungan tarikh jawa, yaitu tahun ke satu caka.
-       kisah aji saka di samping  sebagai perhitungan tarikh jawa juga awal lahirnya huruf jawa yang berlaku hingga sekarang (Herusatoto, 2000:44).

Malaikat, disamakan dengan zodiak Aquarius. Malaikat menunjukan akal, mental, dan pancaindera. Malaikat yang biasa hidup dilangit diibaratkan dapat mengetahui segala sesuatu yang ada di bumi. Kepala malaikat menengok kearah kekanan symbol dari kebaikan dan keutamaan (Herusatoto, 2000:34). Warna kuning yang biasa dipakai dalam pewayang biasanya diperuntukan untuk para putri dan satria, melambangkan kemuliaan dan kejujuran, dan bertanggung jawab symbol-simbol tersebut dipakai sebagai media pembawa pesan/nasihat (Herusatoto, 2000:86).

Banteng, disamakan dengan zodiak Taurus. Banteng dekat dengan unsur bumi. Banteng dikenal dengan hewan yang memiliki fisik yang kuat. Di Spanyol banteng pun digunakan untuk kegiatan yang sangat terkenal yaitu matador hal ini menunjukan bahwa banteng mempunyai kekuatan yang dapat menyangga bumi. Di dalam roda kehidupan banteng menunjukan secara fisik perasaan dan pikiran kita.

Singa, disamakan dengan zodiak Leo, singa mempunyai unsur api . Unsur ini menunjukan intuisi dan semangat. Ketika melihat gambar unsur singa akan menjadi sebuah unsur yang sangat dominan karena jemarinaya seolah-olah sedang menggerakan roda untuk berputar. Singa dikenal dengan raja hutan atau hewan terkuat dari hewan. Sehingga singa dijadikan lebih dominan dalam kartu ini. Warna merah kecoklatan sebagai warna dari singa ini mewakili unsur api. Bentuk singa seperti ini biasanya dapat dijumpai pada depan cadi pada jaman mataram kuno sebagai penjaga. Sehingga tidak heran jika singa singa disimbolkan sebagai penjaga 4 figure makhluk yang mengelilingi roda.

Garuda, dengan unsur air dihubungkan dengan emosi. Garuda disamakan dengan zodiak scorpio. Element air mendukung seseorang untuk melanjutkan kehidupannya seperti air yang terus mengalir. Nilai-nilai mitologis burung garuda tertuang dalam kebudayaan Hindu. Keperkasaanya tertuang dalam kitab Mahabarata, dalam kitab tersebut diceritakan bahwa garuda dapat membebaskan ibunya dari perbudakan dan penjajahan. Wujud burung garuda dapat dijumpai pada candi-candi  di Jawa Tengah dan Jawa Timur  yang memuat relief atau patung yang menggambarkan kegagahan burung garuda. Kendaraan yang digunakan oleh dewa Wisnu berupa burung garuda (Sachari, 2007: 182).

Kuda, turangga atau kuda merupakan kendaraan perang bagi para jendral. Kuda perang para prajurit tentu yang gagah, kaut dan lincah, dapat berlari-lari cepat atau lambat, meloncat, berguling-guling, menuruti segala perintah penunggangnya. Pendek kata kuda dapat melakukan gerakan sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh penunggangnya. Di sini manusia akan sadar bahwa fisik, panca indra dan nafsu harus dikendalikan oleh jiwa dan budi luhur manusia. Niwa haruslah dapat mengatur gejolak nafsu jasmaninya. Jika dapat dilakukan, tentramlah hidup manusia. Sebaliknya, hidup liar yang tanpa kendali, bencanalah akibatnya (Herusatoto, 2000:81).

Warna yang digunakan pada malaikat, garuda, kuda, dan banteng adalah Warna emas kuning mengandung arti keagungan (Herusatoto, 2000:34). Tipografi yang digunakan adalah dari keluarga modern. Huruf ini menambah unsur nuansa tulisan Jawa yang terlihat dari tebal dan tipis nya. Warna hitam yang dimunculkan sepadan dengan bentuk huruf yang dibuat uppercase sehingga dari segi keterbacaan sangat jelas untuk dibaca.

Tuesday, September 6, 2011

Keindahan Feminisme dalam Art Nouveau

sketsa

final desain

Ini lah desain gaya art nouveau saya, conseptnya simple dan elegan karya ini dibuat untuk memenuhi tugas tinjauan desain. Dan dari sinilah saya mengetahui beberapa gaya desain diantaranya art nouveau. Art Nouveau merupakan lanjutan dari Art and craft movement. Salah satu gerakan pada zaman modern ini berlangsung sekitar tahun 1880-1914. Zaman pada abad ke-20 ini merupakan masa yang subur bagi berbagai jenis seni rupa modern untuk berkembang. Hal ini dikarenakan pesatnya perkembangan teknologi dan pengaruh-pengaruh budaya baru dan juga didukung oleh industrialisasi, kolonialisme, urbanisasi, dan revolusi industry. Art Nouveau dianggap sebagai aliran yang ‘total’, dalam arti aliran ini memiliki pengaruh dalam banyak bidang seperti arsitektur, desain interior, seni dekoratif termasuk diantaranya perhiasan, furniture, tekstil, peralatan makan, dan lampu, dan berbagai seni visual.

Art Nouveau adalah sebuah gerakan yang merupakan reaksi alamiah yang merespon terhadap kehidupan cepat dan berjiwa mekanisasi, disebabkan oleh revolusi industri pada pertengahan abad ke-19 dan seterusnya. Sejak ditemukannya mesin-mesin yang mampu mempermudah pekerjaan manusia, menjadikan semua barang-barang yang dikonsumsi oleh konsumen diproduksi secara massal. Sehingga banyak para tenaga pekerja ber-urbanisasi meninggalkan desa untuk bekerja dipabrik-pabrik perkotaan, walaupun bekerja dalam penuh tekanan. Pada waktu itulah orang-orang yang tidak puas dengan ideologi baru sains, rasionalisme dan penafsiran harfiah dizaman modern ini mulai merangkul spiritualisme, mistisisme, dan pengaruh dari budaya baru yang dapat diakses seperti Jepang, India, dan Afrika. Art Nouveau adalah sebuah pemberontakan melawan klasik dan seni tradisional. Gerakan ini sangat berhasil melampaui batas seni dan menyebar ke komersial dan seni dekoratif.

Istilah Art Nouveau berasal dari nama sebuah galeri di Paris yang dibuka pada tahun 1895, bernama Maison de I’Art Nouveau, yang saat itu dioperasikan oleh Siegfried Bing. Galeri Maison de I’Art  Nouveau  ini memamerkan karya-karya yang berpengaruh seperti nama-nama seperti Tiffany, Galle, Beardsley , Rodin dan Pissarro. Ini adalah kelompok campuran seniman dan pematung yang menarik inspirasi dari Pra-Raphaelite, yang sangat dipengaruhi oleh Kebangkitan Gothik berasal dari masa-masa awal revolusi industri, dengan seniman seperti sebagai Pugin, Ruskin dan William Morris. Namun di antara yang paling bersinar eksponen Art Nouveau adalah Alphonse Mucha, seorang pria yang jauh lebih dikenal dengan gaya yang khas daripada namanya.

Beberapa tokoh seniman dunia yang tercatat dalam sejarah yang mengembangkan gaya Art Nouveau didalam karya-karyanya: 
- Alfonse Maria Mucha (1860-1939)
- Charles Rennie Mackintosh (Inggris)
- Henry Van De Velde (Ausria)
- Eugene Grasset (1845-1917; Swiss atau Perancis)
- Antoni Gaudi (seorang Arsitek Spanyol)
- Felix Bracquemond (1833-1914; Perancis)
- Aubrey Beardsley (1872-1898)
- József Rippl-Rónai (1861-1927)
- Valentin Serov (1865-1911)

CIRI – CIRI ART NOUVEAU 
·      Decoratif, tetapi jauh lebih sederhana bila dibandingkan dengan Arts and Craft, terdiri dari elemen-elemen organic seperti dedaunan, bunga serta sulur yang meliuk-liuk yang ekspresional 
·      bentuk-bentuk plastis dan organis, tapi tetap mengandalkan prinsip-prinsip geometris 
·      Dinamis dan mengalir, dengan garis-garis lengkung yang serasi 
·      Kesan pewarnaan yang datar atau flat (tidak membentuk kesan ruang 3 dimensi)
·      Umumnya asimetris, gambar dan tulisan saling mengimbangi
·      Merupakan gaya extravaganza dengan ornamen yang terinspirasi dari alam seperti flora yang penuh dengan sulur-sulur, kelopak bunga dan kecantikan wanita.
·      Ukiran dan ulir flora yang dibuat juga cenderung tampil ‘berlebihan’ untuk menekankan ketrampilan yang sifatnya sangat emosional 
·      Merupakan gaya yang pertama kali mencoba psikologi dan sexuality modern.
·      Dalam desain grafis pengaruh aliran itu sangat terasa.
·      Diidentikan dengan cita rasa seni bangunan yang eksentrik dan mahal mengingat tingkat kesulitan detail yang tinggi
·      Art Nouveau lebih menitik beratkan pada konsep pemahaman kehidupan modern dan metode produksi.